x

Waton Sae Polres Kediri Kota Edukasi Anak Lewat Wayang Karton di HKGB ke

waktu baca 3 menit
Jumat, 5 Jun 2026 17:03 4 Admin

mediabrantas.com | KEDIRI – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026, Polres Kediri Kota Polda Jawa Timur menghadirkan program edukatif bertajuk Wayang Karton Sarana Edukasi (Waton Sae) di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Kediri, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk inovasi edukasi yang memadukan unsur seni dan pembelajaran bagi anak-anak. Melalui pertunjukan wayang karton yang interaktif dan menghibur, berbagai pesan positif disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh generasi muda.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa Waton Sae merupakan program kreatif yang dirancang untuk memberikan edukasi kepada anak-anak melalui media seni pertunjukan.

Menurutnya, selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan bermanfaat.

“Wayang Karton Sarana Edukasi atau Waton Sae ini menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi anak-anak. Selain memberikan hiburan, kegiatan ini juga menyampaikan berbagai pesan positif yang penting bagi tumbuh kembang generasi muda,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Keunikan program ini terletak pada sosok dalang yang membawakan pertunjukan. Waton Sae dimainkan langsung oleh Kapolsek Kota Polres Kediri Kota, Kompol Bowo Wicaksono, yang memiliki kemampuan khusus dalam memainkan wayang karton.

Dengan kreativitasnya, Kompol Bowo menghadirkan berbagai karakter yang mampu menarik perhatian anak-anak. Pertunjukan yang disajikan tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai edukasi yang dikemas secara sederhana dan menyenangkan.

Dalam setiap adegan, anak-anak diajak memahami berbagai isu penting yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari bahaya penggunaan gadget secara berlebihan, pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, cara memilih makanan yang baik untuk kesehatan, hingga penanaman nilai-nilai karakter seperti disiplin, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

Konsep interaktif yang diterapkan membuat anak-anak dapat berkomunikasi langsung dengan tokoh-tokoh wayang karton. Suasana belajar pun terasa lebih menyenangkan sehingga pesan-pesan edukatif dapat diterima dengan lebih efektif dan membekas dalam ingatan mereka.

AKBP Anggi berharap program Waton Sae dapat terus dikembangkan sebagai media edukasi kreatif yang mampu membangun karakter anak sejak dini sekaligus menjadi sarana mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Kami ingin menghadirkan edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak. Melalui momentum HKGB ke-74 ini, kami berharap kegiatan seperti Waton Sae dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, serta berkarakter,” tambahnya.

Kegiatan yang berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut mendapat sambutan hangat dari para pengunjung. Anak-anak terlihat antusias mengikuti jalannya pertunjukan sambil menyerap berbagai pesan edukatif yang disampaikan dalam setiap cerita.

Kehadiran Waton Sae menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian peringatan HKGB ke-74 Tahun 2026. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen Polres Kediri Kota untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang edukatif, kreatif, dan dekat dengan masyarakat.

Melalui pendekatan yang mengedepankan nilai budaya, hiburan, dan pendidikan, Waton Sae diharapkan mampu menjadi media pembelajaran yang efektif bagi anak-anak sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x