x

Presiden Prabowo Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Sepuluh Tokoh Bangsa

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Nov 2025 07:24 23 Media Brantas

MEDIABRANTAS.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh dari berbagai daerah dalam upacara khidmat di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 10 November 2025. Penganugerahan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025.

Pemberian gelar tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tanggal 6 November 2025, sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa luar biasa para tokoh dalam memperjuangkan, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan, serta dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Dalam upacara tersebut, Presiden Prabowo secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh berikut:

1. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – tokoh dari Jawa Timur, diakui atas perjuangannya di bidang politik dan pendidikan Islam. Sepanjang hidupnya, Gus Dur dikenal sebagai pejuang kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia.

2. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto – tokoh dari Jawa Tengah, Pahlawan di bidang perjuangan nasional. Sebagai Presiden ke-2 RI, ia dikenal sebagai Bapak Pembangunan berkat program REPELITA yang membawa kemajuan besar bagi Indonesia, termasuk swasembada beras dan penurunan angka kemiskinan.

3. Marsinah – tokoh dari Jawa Timur, Pahlawan di bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan. Ia menjadi simbol keberanian dan perjuangan hak asasi manusia dari kalangan rakyat kecil.

4. Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – tokoh dari Jawa Barat, Pahlawan di bidang hukum dan politik. Ia dikenal sebagai penggagas konsep negara kepulauan yang menjadi dasar Deklarasi Djuanda tahun 1957.

5. Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – tokoh dari Sumatera Barat, Pahlawan di bidang pendidikan Islam. Ulama sekaligus pendidik ini dikenal sebagai pelopor pendidikan perempuan Islam di Indonesia dan Asia Tenggara.

6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – tokoh dari Jawa Tengah, Pahlawan di bidang perjuangan bersenjata. Ia berperan penting dalam berbagai pertempuran selama masa Perang Kemerdekaan (1945–1949).

7. Sultan Muhammad Salahuddin – tokoh dari Nusa Tenggara Barat, Pahlawan di bidang pendidikan dan diplomasi. Ia berjasa dalam pembangunan berbagai fasilitas penting, termasuk sekolah, masjid besar, serta Bandara Sultan Muhammad Salahuddin di Bima.

8. Syaikhona Muhammad Kholil – tokoh dari Jawa Timur, Pahlawan di bidang pendidikan Islam. Gagasannya tentang “Hubbul Wathan Minal Iman” (cinta tanah air bagian dari iman) menjadi dasar ideologis perjuangan para santri melawan kolonialisme.

9. Tuan Rondahaim Saragih – tokoh dari Sumatera Utara, Pahlawan di bidang perjuangan bersenjata. Dikenal sebagai “Napoleon dari Batak”, ia memimpin Pasukan Raya di Simalungun dalam melawan penjajahan Belanda.

10. Zainal Abidin Syah – tokoh dari Maluku Utara, Pahlawan di bidang politik dan diplomasi. Ia berperan penting dalam mempertahankan wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua Barat, agar tetap menjadi bagian dari NKRI.

Dalam suasana yang penuh haru dan kebanggaan, para ahli waris hadir untuk menerima tanda kehormatan dari Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara secara langsung menyerahkan piagam dan tanda penghargaan kepada masing-masing ahli waris sebagai wujud apresiasi atas jasa besar para pahlawan dalam membangun bangsa dan negara.

 

(Red)

Media Brantas

Admin Mediabrantas.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x