x

FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Indonesia, Polri Matangkan Pengamanan

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Agu 2026 10:34 19 Media Brantas

JAKARTA, MEDIABRANTAS.com Indonesia resmi dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Menyambut ajang sepak bola internasional tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mulai mematangkan strategi pengamanan agar seluruh pertandingan dan rangkaian kegiatan berjalan aman serta tertib.

Pengamanan nantinya tidak hanya dilakukan di area stadion. Polri juga menyiapkan pengawalan untuk mendukung kelancaran mobilitas para peserta, termasuk perjalanan tim dari lokasi penginapan menuju tempat latihan maupun sebaliknya.

Rencana tersebut disampaikan Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Polri Komjen Pol. Fadil Imran dalam Rapat Koordinasi Dukungan Pemerintah Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Senin (10/8/2026).

Rapat dipimpin Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan diikuti perwakilan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah yang terlibat dalam persiapan turnamen.

Dalam kesempatan itu, Fadil hadir bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Wibowo.

Fadil mengatakan Polri akan mengoptimalkan pola pengamanan dengan memanfaatkan pengalaman dari berbagai kegiatan olahraga berskala besar yang sebelumnya telah ditangani kepolisian.

“Kami dari Kepolisian tentu akan mengoptimalkan pengamanan. Sport industry, sport tourism ini menjadi sebuah ekosistem yang harus dipahami oleh kepolisian juga. Ini harus kita dukung sepenuhnya,” ujar Fadil.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap sistem pengamanan juga terus dilakukan untuk menemukan sejumlah aspek yang masih perlu diperbaiki. Termasuk di antaranya pemeriksaan terhadap stadion yang akan menjadi venue pertandingan.

Sejumlah stadion yang biasa digunakan untuk pertandingan sepak bola nasional telah menjalani asesmen. Dua di antaranya adalah Stadion Si Jalak Harupat di Jawa Barat dan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta.

“Hampir semua pertandingan di lapangan sepak bola yang sering dipakai oleh PSSI kita sudah lakukan asesmen,” kata Fadil.

Selain memastikan keamanan di venue, Polri juga memberi perhatian terhadap kelancaran aktivitas tim selama berada di Indonesia. Dukungan akan diberikan untuk perjalanan menuju lokasi latihan, termasuk rencana pemanfaatan Lapangan PTIK sebagai salah satu fasilitas latihan Timnas Indonesia.

“Kami akan terus memperbaiki hal-hal lain terkait dengan kelancaran aktivitas dari dan ke tempat latihan, termasuk dukungan Polri untuk penggunaan Lapangan PTIK untuk tempat latihan Timnas,” ujarnya.

Pemerintah Pastikan Dukungan

Dalam rapat koordinasi tersebut, Menpora Erick Thohir menegaskan pemerintah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.

Menurut Erick, Presiden telah menerbitkan Government Guarantee yang kemudian disampaikan kepada FIFA. Dokumen tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam proses penetapan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee yang langsung dikirimkan kepada FIFA dan FIFA sendiri alhamdulillah sudah menjawab bahwa kita menjadi tuan rumah,” ujar Erick.

Meski demikian, Erick menyebut proses pembahasan host contract masih berlangsung. Ia menjelaskan substansi kontrak tersebut memiliki kemiripan dengan kesepakatan dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-17 yang sebelumnya berlangsung di Indonesia.

Jadi Ajang Promosi Indonesia

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi catatan penting karena Indonesia untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah turnamen tersebut.

Pemerintah berharap penyelenggaraan kompetisi tidak berhenti pada aspek olahraga. Ajang internasional itu juga diharapkan dapat menjadi sarana memperkenalkan Indonesia kepada dunia, sekaligus mendorong perkembangan industri olahraga dan pariwisata.

Erick menyampaikan Presiden memandang olahraga memiliki peran lebih luas, termasuk sebagai sarana mempererat persatuan sekaligus memperkenalkan berbagai hal positif mengenai Indonesia kepada masyarakat internasional.

“Presiden percaya olahraga ini tidak hanya sebagai alat pemersatu bangsa, juga bagaimana menjadi alat kita menyiarkan kebaikan bangsa kita ke mancanegara,” katanya.

 

(Red)

Media Brantas

Admin Mediabrantas.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x