x

Jasa Raharja Salurkan Santunan bagi 31 Korban Kecelakaan Bus di Tol Krapyak

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Des 2025 11:26 30 Media Brantas

MEDIABRANTAS.com – Sebanyak 31 korban kecelakaan bus Cahaya Trans di Jalan Tol Simpang Susun Krapyak, Semarang, menerima santunan dari PT Jasa Raharja pada Senin (22/12/2025). Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menelan banyak korban tersebut.

Dewi menegaskan bahwa penyaluran santunan merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Ia menjelaskan bahwa santunan Jasa Raharja mengacu pada Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964 serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017.

Dalam kejadian ini, 16 korban meninggal dunia masing-masing menerima santunan sebesar Rp50 juta, sedangkan 15 korban luka-luka memperoleh santunan sebesar Rp20 juta per orang.

Ia juga menyampaikan bahwa tim Jasa Raharja wilayah Jawa Tengah telah berada di lokasi kejadian untuk membantu proses pendataan korban bersama para pemangku kepentingan terkait. Pendataan masih terus dilakukan, baik di tempat kejadian perkara maupun di rumah sakit, dan sebagian ahli waris korban meninggal dunia telah berhasil diidentifikasi.

Lebih lanjut, Dewi memastikan pihaknya akan segera membuka rekening bagi ahli waris korban meninggal dunia agar penyaluran santunan dapat dilakukan dengan cepat. Jasa Raharja juga telah menerbitkan surat jaminan kepada rumah sakit untuk menjamin perawatan korban yang mengalami luka-luka.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi mengimbau para pengusaha transportasi dan masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan berkendara. Menurutnya, kondisi pengemudi dan kelayakan kendaraan harus menjadi perhatian utama guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.

“Pengemudi harus berada dalam kondisi yang prima. Apabila mengantuk, sebaiknya beristirahat. Kendaraan pun harus dipastikan layak jalan. Kami sangat berduka atas hilangnya 16 nyawa dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, kecelakaan bus Cahaya Trans terjadi pada Senin dini hari di Tol Simpang Susun Krapyak, Semarang. Insiden tersebut mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk pengemudi bus.

Para korban luka telah mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit, antara lain RSUP Dr. Kariadi, RS Columbia Asia, dan RSUD Tugu Semarang. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan, meskipun dugaan sementara bus diduga kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi.

 

(Red)

Media Brantas

Admin Mediabrantas.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

    LAINNYA
    x